BerandaKARIMUNBanjir Bandang Kerap Landa...

Banjir Bandang Kerap Landa Warga Baran 3, Masyarakat Harap Pemda Perdalam Parit Besar

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Hampir setiap tahun, warga yang tinggal di pesisir pantai Kab.Karimun jadi korban akibat air laut pasang besar.

Diantaranya RT.001 RW.002 dan RT.002 Rw.002 Baran Tiga Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral yang terendam air laut akibat pasang besar yang berulang kali terjadi setiap tahun.

“Banyak perumahan masyarakat yang jadi korban banjir, termasuk rumah saya sendiri. Biasanya air pasang tiap tahun tidak pernah sampai sebesar ini,” ungkap Ketua RT.002 RW.002 Lis Aslinda, Senin (23/01/2024).

Sementara tokoh masyarakat yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Pameral Didang Syarifuddin mengatakan, parit besar yang berada di Baran 3 saat ini volumenye sudah sangat kecil akibat sampah, dan pasir, sehingga tidak mampu menampung saat terjadinya pasang.

Saran Berita  Peringati HUT Satpam ke-42 Tahun, Polres Karimun Gelar Upacara

“Volume parit besarnya sudah semakin kecil dan kurang dalam, akibatnya saat terjadi pasang dan hujan deras, luapan airnya semakin banyak sehingga sampai masuk ke rumah warga,” tuturnya.

Ia melanjutkan, penimbunan hutan bakau untuk pembangunan perumahan juga menjadi sebab air pasang semakin meluas ke perumahan warga sekitar.

“Penimbunan yang dilakukan oleh perumahan yang tidak merata dan pembangunan drainase yang kurang, menyebabkan luapan air pasang merambah semuanya ke pemukiman masyarakat yang berada di dataran rendah, apalagi bertepatan dengan kondisi penghujan seperti sekarang, dampaknya akan semakin parah,” ungkapnya.

Saran Berita  Masuk Cabor Baru, Tim Baronsai Ngo Hu Xian Ko Siap Harumkan Kabupaten Karimun di Porprov Kepri 2022

Didang berharap, pemerintah setempat dapat lebih memperhatikan kondisi masyarakat yang tinggal di sekitaran parit besar perbatasan antara Kelurahan Meral Kota, dan Kelurahan Baran Barat tersebut.

“Selama ini yang saya lihat, tidak pernah diadakan normalisasi atau revitalisasi drainase dan parit besar di sini. Kita berharap pemerintah setempat bisa mengalokasikan dana untuk itu, sehingga saat kondisi air pasang ditambah hujan yang deras, dampaknya tidak lagi seperti saat ini,” tegasnya.

Ia juga meminta pemerintah setempat tidak hanya melakukan pembersihan di parit besar tersebut, namun juga diadakan pengerukan pasir dan sampah agar lebih dalam sehingga bisa menampung air yang lebih banyak lagi. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine