BerandaKARIMUNMasuk Dalam Usulan RIPPN,...

Masuk Dalam Usulan RIPPN, Pembangunan Pelabuhan Perikanan, Kab.Karimun Perlu Disegerakan

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta Kementrian KKP untuk segera menetapkan enam usulan pelabuhan perikanan di Provinsi Kepri.

Kabupaten Karimun termasuk dalam enam usulan tersebut. Karena potensi hasil laut diKkarimun yang cukup besar, namun sampai saat ini belum memiliki pelabuhan perikanan.

Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, usulan enam pelabuhan perikanan yang disampaikan Gubernur Kepri ke kementrian tersebut merupakan tindak lanjut dari surat yang pernah dilayangkan sebelumnya.

“Benar, kemarin saya bersama Pak Gubernur Kepri Ansar Ahmad serta Bupati Karimun Pak Aunur Rafiq sudah melakukan audiensi dengan pihak Kementrian KKP. Aundiensi tersebut membahas tindak lanjut terhadap usulan penambahan enam pelabuhan perikanan di Kepri,” ungkap Arif Fadillah yang kini menjabat Asisten Pemerintahan Provinsi Kepri, Selasa (10/1/2023).

Saran Berita  Gubernur Kepri, Bupati Karimun dan Dirjen Hubud Teken PKS Pengembangan Bandara RHA Karimun

Arif Fadillah mengatakan, berdasarkan usulan RIPPN, enam pelabuhan di Kepri tersebut antara lain Pelabuhan Selat Lampa Kab. Natuna, Pelabuhan Tarempa Kab.Anambas, Pelabuhan Barelang Kota Batam, Pelabuhan Dompak Kota Tanjungpinang, Pelabuhan Kijang Kab.Bintan, dan Pelabuhan Moro di Kab.Karimun.

“Kementrian KKP menyambut baik audiensi kami kemarin. Saat ini Kepri memang butuh penambahan pelabuhan perikanan lagi karena yang ditetapkan oleh kementrian itu hanya tiga saja,” ucapnya.

Ia melanjutkan, untuk Kab.Karimun sendiri, pelabuhan perikanan ini sudah seharusnya ada sebagai implementasi atas program penangkapan ikan terukur (PIT).

Saran Berita  Polsek Meral Bagikan 100 Paket Sembako Kepada Masyarakat Kecamatan Meral

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab.Karimun Ahmadi ketika dikonfirmasi terkait status pelabuhan di Kecamatan Meral yang juga akan diusulkan sebagai pelabuhan perikanan mengatakan, bahwa hal tersebut masih perlu pembahasan.

“Itu masih dalam pembahasan pusat dan provinsi karena statusnya baru rencana pengusulan. Namun tetap kita dorong pelabuhan di Kecamatan Meral tersebut masuk ke dalam usulan,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, ada beberapa hal yang harus di lengkapi untuk memasukkan pelabuhan tersebut ke dalam rancangan usulan RIPPN kedepan.

“Beberapa persyaratan harus di buat terlebih dulu sebelum pelabuhan tersebut masuk dalam usulan, pertama dokumen-dokumen pendukung serta beberapa kelengkapan seperti porklip dan tempat untuk penyimpanan ikan,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine