BerandaKARIMUNLibatkan OKP dan Ormas,...

Libatkan OKP dan Ormas, Bawaslu Karimun Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun menggelar kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif, Sabtu (24/12/2022).

Berbagai elemen masyarakat seperti OKP, ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, utusan dari berbagai instansi terkait, serta mahasiswa dan organisasi pers turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sekretaris DPD.KNPI Kab.Karimun Aidil Adha yang turut hadir, menyambut baik dan mengapresiasi Bawaslu Karimun yang melibatkan seluruh element masyarakat untuk melaksanakan pengawasan pemilu pasrtisipatif.

“Kami sangat mengapresiasi Bawaslu Karimun yang melibatkan seluruh element masyarakat terutama DPD.KNPI Karimun untuk berperan aktiv menjadi pengawas partisipatif. Langkah ini sangat baik, demi tercapainya pemilu 2024 yang jujur dan adil,” ucapnya.

Saran Berita  Akibat Ban Pecah, Minibus Toyota Avanza Putih Nyungsep ke Parit di Jalan Poros

Ia berpesan agar Bawaslu Karimun serta element masyarakat bisa terus membangun komunikasi yang baik terkait pengawasan, serta tata cara dalam menindak dan melaporkan jika adanya pelanggaran.

“Kami berharap bawaslu dan seluruh element masyarakat terutama DPD.KNPI karimun terus menjalin komunikasi dan interaksi, sehingga pelanggaran bisa diminimalisir dengan pengawasan yang ketat di semua tahapan pemilu,” ungkapnya.

Sementara Ketua Bawaslu Karimun Nurhidayat menyampaikan, bahwa pelaksanaan sosisalisasi ini sesuai dengan Undang Undang no 17 tahun 2017 tentang pemilu yang menyebutkan bahwa tahapan pemilu melibatkan masyarakat secara partisipatif dalam pengawasan pemilihan umum.

Hal tersebut perlu dilaksanakan mengingat sering terjadinya pelanggaran pemilu karena kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat.

Saran Berita  Adu Kambing CRV dan Oplet, 11 Orang Dilarikan Ke Rumah Sakit

“Bawaslu Kabupaten Karimun mengajak peran aktif dari semua segmen masyarakat sebagai unsur pengawas partisipatif dalam mewujudkan pemilu yang sesuai cita cita reformasi birokrasi dengan tujuan mendorong dan mengajak peran aktif masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pemilihan umum tahun 2024 mendatang,” tuturnya.

Nurhidayat juga meminta kepada para peserta untuk membantu Bawaslu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya turut serta mengawasi atau memantau pelaksanaan tahapan pemilu 2024 mendatang.

“Minimal atau setidaknya memberi edukasi kepada keluarga kita dan tetangga sekitar lingkungan tempat tinggal kita,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine