BerandaKARIMUNTerkait Kenaikan Tarif Pass...

Terkait Kenaikan Tarif Pass Pelabuhan, Ini Penjelasan Dirut BUP Karimun.

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Direktur Utama Badan Usaha Kepelabuhan (BUP) Yuwono menjelaskan terkait kenaikan tarif pass masuk pelabuhan di Karimun.

“Kerjasama antara PT.KKM dan Pelindo telah disepakati untuk menaikkan tarif pass masuk pelabuhan domestik maupun internasional dikarenakan fasilitas sudah kita perbaiki, dan renovasi. Terutama untuk di pelabuhan internasional,” jelas Yuwono, Rabu (21/12/2022).

Selain itu, ia menambahkan bahwa peningkatan fasilitas, dan renovasi juga dilaksanakan di pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Tanjung Berlian, Tanjung Makom

“Untuk pelabuhan antarpulau juga tarifnya kita sesuaikan. Semuanya menjadi Rp4000 per orang,” tambahnya.

Untuk pelabuhan antar pulau, Yowono menyebutkan, penetapan tarif pass pelabuhan antar pulau tidak harus berdasarkan jarak tempuh kapal penumpang.

“Sesuai aturan yang berlaku, tarif pass pelabuhan tidak dihitung berdasarkan jarak tempuh kapal. Artinya setiap pelabuhan antarpulau harus sama tarifnya,” tegasnya.

Saran Berita  Kecelakaan di Jalan Raja Oesman Kembali Makan Korban, Akibat Tabrakan Maut Motor Vs Mobil

Ia menyebutkan bahwa alasan menaikkan tarif adalah sebagai salah satu upaya BUP bersama pelindo untuk meningkatkan mutu pelayanan bagi penumpang di pelabuhan internasional, domestik dan antar pulau agar lebih baik lagi kedepan.

“Yang pastinya kenaikan tarif ini digunakan untuk perbaikan-perbaikan terutama ponton dan fasilitas lain yang sudah tidak layak, tentunya dalam hal ini kita memerlukan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu, dengan dinaikkannya tarif pass pelabuhan ini setidaknya bisa membantu,” sambungnya.

Kebijakan kenaikan tarif ini juga disesuaikan dengan harga BBM yang sedari tahun 2017 hingga 2022 saat ini sudah mengalami dua kali penyesuaian harga.

Saran Berita  Bupati Karimun Tegaskan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Pulau Pulau Terus Berjalan

“Selama kurun waktu 5 tahun BBM sudah mengalami 2 kali penyesuaian harga, namun tarif pass pelabuhan masih sama, oleh sebab itu di awal 2023, tarif pass pelabuhan ini terpaksa harus kita sesuaikan,” imbuhnya.

Sebagai upaya agar tidak terjadi penumpukkan penumpang yang datang dan berangkat, pihak BUP sudah melakukan kordinasi ke Pelindo untuk penambahan ponton di pelabuhan domestik.

“Kami sudah berkordinasi dengan pihak Pelindo, di tahun 2023 nanti akan kami anggarkan untuk penambahan ponton di pelabuhan domestik. Dimana kita juga melihat arus penumpang keluar masuk yang cukup ramai apalagi pas saat mudik hari besar keagamaan, untuk itu akan kita jadikan dua ponton kedatangan dan keberangkatan,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine