KUNDUR, kabarkarimun.com – Tingginya air laut yang terjadi Jumat (9/12/2022), menyebabkan sejumlah rumah warga di Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, terendam.
Ditenggarai minimnya pintu air inipun membuat perkebunan, dan lahan pertanian milik warga ikut terendam air asin tersebut.
Kondisi ini sering dikeluhkan sejumlah masyarakat Desa Sungai Ungar Utara, Kecamatan Kundur Utara.
Seperti diutarakan Iriadi, seorang warga menyebutkan akibat rusaknya pintu air, dan tanggul penahan abrasi membuat air laut dengan mudah menggenangi lahan produktif milik warga.
Terutama saat air laut pasang dipastikan air menggenangi lahan pertanian warga.
“Lihatlah berbagai tanaman kelapa, karet maupun sayuran milik warga mati akibat genangan air laut,” keluh Iriadi.
Memang diakui Iriadi, pemerintah sudah membangun pintu air, dan tanggul. Tapi karena kondisinya sudah cukup lama sehingga rusak.
Kondisi yang terparah di daerah perbatasan Desa Sungai Ungar Utara dengan Kelurahan Tanjungberlian.
Imbas kerusakan lahan perkebunan, dan pertanian, turut berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Karena mereka memang mengandalkan hasil pertanian.
“Jadi kami sangat berharap kepada pemerintah daerah, dan dinas terkait segera memperhatikan keluhan yang dirasakan masyarakat selama ini,” tut up Iriadi. (mas)