BerandaKARIMUNModus Penipuan Lewat Whatsapp...

Modus Penipuan Lewat Whatsapp Mengatasnamakan Pejabat Kabupaten Karimun Marak

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Modus penipuan lewat aplikasi whatsapp menggunakan photo profil, dan nama pejabat Kab.Karimun marak terjadi belakangan.

Beberapa nama serta photo pejabat Karimun yang pernah tercantut antara lain Bupati Karimun Aunur Rafiq, anggota DPRD Kab.Karimun Zaizulfikar, dan Samsul.

Bahkan nama mantan Sekda Karimun yang sekarang menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Arif Fadilah pun tidak ketinggalan dimanfaatkan untuk aksi penipuan.

Dalam kasus penipuan yang mengatasnamakan Bupati Karimun Aunur Rafiq, salah seorang korban warga Kecamatan Moro harus rela kehilangan uang sebesar Rp85.000.0000.

Modus penipuan yang dilakukan antara lain menawarkan lelang kendaraan bermotor mobil dengan harga yang sangat murah. Juga meminta bantu mentransfer sejumlah uang sampai mengirimkan bukti transfer palsu ke korban, serta meminta korban mentransfer kembali sebagian uang yang sudah ditransfer kepada pelaku.

Anggota DPRD Kab.Karimun Fraksi Golkar Samsul yang menjadi salah satu korban pencatutan nama serta photo profil akun whatsapp oleh pihak yang tidak bertanggung jawab ikut angkat bicara terkait permasalahan ini.

Saran Berita  Turnamen ESI Bupati Cup I Resmi Dibuka, Bupati Rafiq Berharap Atlet Karimun Berprestasi Nasional

“Saya dapat info dari beberapa masyarakat, bahwa ada yang mengirimkan pesan whatsapp ke mereka menggunakan akun yang memuat photo serta nama saya, dan menawarkan lelang kendaraan mobil murah,” ucap Samsul, Kamis (17/11/2022).

Samsul yang merasa bahwa akun whatsapp tersebut bukan miliknya langsung memberitahukan kepada masyarakat serta memposting di status medsosnya bahwa akun dengan no hp tersebut bukan miliknya.

“Masyarakat harus lebih berhati-hati saat ini, karena banyak sekali penipuan yang menggunakan akun whatsapp dengan photo profil serta mengatasnamakan pejabat di Karimun untuk aksi penipuan dengan modus iming-iming bisnis, dan lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Karimun AKP.Arsyad Riyandi juga turut memberikan imbauan kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dengan modus penipuan lewat whatsapp yang marak terjadi sekarang.

Saran Berita  Penyaluran BLT BBM Sasar 9.438 KPM di Kabupaten Karimun, Bupati Rafiq: "Belanjakan Sesuai Kebutuhan"

“Di era globalisasi saat ini perkembangan teknologi, dan informasi sudah semakin maju, sebaiknya masyarakat harus memastikan terlebih dahulu dengan menelpon nomor yang mengirimkan pesan whatsapp tersebut,” imbaunya.

Selain itu, Arsyad berpesan kepada masyarakat untuk memastikan bahwa nomor tersebut adalah benar milik para pejabat yang nama serta photonya di catut dengan menanyakan ke orang terdekat atau instansi tempat pejabat bekerja.

Saat ini pihak Satreskrim Polres Karimun juga sudah banyak menerima laporan terkait penipuan lewat aplikasi whatsapp seperti ini.

“Laporan yang kita terima sudah banyak. Satu-satunya cara mengungkap siapa pelakunya adalah dengan meminta data diri pemilik nomor rekening bank yang dikirim si penipu kepada korban untuk ditransfer uang tersebut. Cuma kita terbentur dengan undang-undang perbankan, sehingga pihak bank tidak bisa memberikan informasi pemilik akun rekening kepada kita pihak kepolisian,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine