BerandaKARIMUN40 Siswa Diktuba Polri...

40 Siswa Diktuba Polri SPN Polda Kepri Laksanakan Latja di Polres Karimun

Google search engine

Karimun, kabarkarimun.com – Sebanyak 40 siswa Diktuba Polri SPN Polda Kepri akan melaksanakan latihan kerja (Latja) di Polres Karimun, Senin (06/11/2022).

Bertempat di lapangan apel Polres Karimun, Latja pendidikan pembentukan brigadir Polri gelombang II SPN Polda Kepri dimulai dengan kegiatan apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP. Tony Pantano, S.I.K., S.H.

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat utama Polres Karimun, Para pendamping dari SPN Polda Kepri, Para mentor dan siswa latja SPN Polda Kepri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Karimun juga melakukan prosesi penyematan pita tanda latja kepada perwakilan siswa latja SPN Polda Kepri.

Saran Berita  Warga Singapura Kurban Tiga Ekor Sapi di Kampung Bedan Moro

“Sebanyak 40 siswa latja Diktuba Polri SPN Polda Kepri ini akan melaksanakan Latihan dan kerja selama 30 hari, dari tanggal 7 November sampai dengan 6 Desember 2022,” ungkap Kapolres Karimun AKBP.Tony Pantano, S.I.K.,S.H.

Selama 30 hari, Para siswa nantinya akan didampingi oleh para mentor yang sudah dipersiapkan oleh Polres Karimun.

“Latihan kerja ini dapat membentuk calon Brigadir Polisi yang mahir dan terampil, Serta melatih para siswa dalam mengaplikasikan pelajaran / teori yang telah diterima selama pendidikan kedalam praktek sebagai Brigadir Polri,” Imbuhnya.

Tony Pantano juga berpesan agar para siswa manfaatkan waktu yang singkat ini untuk semaksimal mungkin menyerap materi latihan.

Saran Berita  RT Sungai Lakam Barat Minta Tiang Reklame yang Dibangun Trotoar Dicabut

Materi yang akan diberikan antara lain, Fungsi Samapta, Fungsi Reskrim, fungsi Intel, Binmas dan fungsi Lalu Lintas yang kesemuanya diharapkan dapat menambah ilmu Kepolisian sebagaimana yang sudah diperoleh dalam pendidikan.

“Manfaat waktu latja yang dibimbing oleh para pengasuh/mentor. Ikuti latihan kerja ini dengan penuh keseriusan dengan disiplin dan dedikasi yang tinggi, Sehingga seluruh kegiatan pelatihan kerja ini dapat berjalan tertib dan lancar serta hindari pelanggaran-pelanggaran yang dapat merusak harga diri maupun institusi Kepolisian,” tutupnya.(nku)

SARAN BERITA
Google search engine