BerandaKARIMUN4 Atlet Asal Karimun...

4 Atlet Asal Karimun Wakili Kepri di Liga Domino Indonesia

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Empat orang atlet binaan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kab.Karimun menjadi perwakilan Provinsi Kepri dalam mengikuti turnamen Liga Domino Indonesia yang akan dilangsungkan pada tanggal 29 – 31 Oktober 2022 di Jakarta.

Dalam Liga Domino Indonesia (LDI), Provinsi Kepri mengirimkan 24 atlet yang mana 16 orang atlet berasal dari Batam, 4 orang atlet dari Tanjung Pinang, dan 4 orang atlet asal Karimun.

Empat atlet asal Karimun tersebut yakni Kurniawan, Ridwan, Yoga Tohari, dan Sukroni yang sempat mengikuti seleksi di Batam pada tanggal 23 Oktober 2022 lalu.

Saran Berita  Bea Cukai Karimun Siap Fasilitasi Ekspor Produk UMKM Masuk Pasar Singapura dan Malaysia

“Alhamdulillah, seleksi atlet domino tingkat provinsi di Batam, atlet Karimun dapat peringkat terbaik. Sehingga ikut berlaga di Liga Domino Indonesia PORDI bersama atlet asal Kepri lainnya di Jakarta,” ujar Ketua PORDI Kab.Karimun Muhammad Firdaus.

Empat atlet asal Kab.Karimun tersebut akan berlaga dengan ratusan atlet lainnya yang berasal dari berbagai daerah se-Indonesia.

“Insya Allah atlet domino kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjuarai turnamen tersebut, dan mengharumkan nama Kabupaten Karimun,” ucapnya.

Terkait persiapan, Firdaus menyebutkan bahwa tidak ada persiapan khusus. Hanya melatih fokus, dan saling menjalin komunikasi yang baik antar atlet.

Saran Berita  PT Timah Tbk Serahkan Bantuan Percepat Penyelesaian Renovasi Mushola Al Anwar Desa Sei Sebesi

“Para atlet dari Kab.Karimun ini sudah sangat mahir dalam olahraga domino, dari cara membaca batu lawan, memancing batu agar menguntungkan, serta fokus membaca batu yang sudah turun,” ungkapnya.

Selain itu, Firdaus melanjutkan bahwa hal yang tak kalah penting adalah teknik memancing lawan dengan batu yang sebetulnya tak layak diturunkan namun sengaja diturunkan untuk mengalihkan konsentrasi lawan.

“Dalam permainan domino mental, dan fisik juga perlu dipersiapkan agar para atlet tidak down saat kurang beruntung atau keluar dari tekanan lawan,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine