BerandaKARIMUNCanda Dua Pejabat di...

Canda Dua Pejabat di Medsos Bikin Dahi Berkenyit, Raja Bakhtiar: Harusnya Bisa Menjaga Komunikasi di Ruang Publik

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Cuitan berupa candaan dua pejabat publik di Kepulauan Riau di media sosial, bikin dahi yang membacanya ikut berkenyit.

Meski hanya candaan, namun bahasa yang digunakan salah seorang mantan anggota DPRD Kepri berinisial RA, dan Ketua parpol di Kabupaten Karimun (YB) itu, tidak layak untuk diucapkan di media sosial sebagai ruang publik.

Apalagi percakapan terjadi di beranda media sosial (FB) milik anggota DPRD Kepri, Rocky Marciano Bawole yang notabene memiliki banyak pertemanan dari berbagai kalangan.

Hebohnya percakapan kedua pejabat publik itu, berawal dari pergantian foto profil milik Rocky Marciano Bawole.

Oleh RA dikomentari, “Dah cocok jadi habib”.

Namun komentar RA dibalas YB dengan ucapan, “kpn nyusul, usia sdh menua”.

Dari komentar tersebut terus berlanjut arah komunikasi keduanya dengan menggunakan bahasa yang tidak layak disampaikan.

“woy mo..et munafik sok bersih kau kambing seaakan2 kau yang paling beragama setan…. Puuiiihh,” tulis RA.

Mendapati komentar seperti itu, YB pun membalasnya, “setan b..i cebong mulai marah2… Awas nanti kena stroke. … “.

Saran Berita  Soal Eksekusi Lahan di Coastal Area, Ini Kata Pakar Hukum UNRIKA

Kemudian, RA membalas dengan “Munafik Kau Monyet.”

Ditanggapi YB, “slow lah cebong gilo.” Terakhir RA menimpali dengan “Woy b..i ngepet nkou yang selow setan”.

Percakapan menjurus kasar oleh kedua pejabat tersebut, sangat disayangkan banyak pihak. Terutama mereka yang menjalin pertemanan dengan FB Rocky Marciano Bawole tersebut.

“Apakah seperti itu komunikasi para pejabat di ruang publik medsos? Kasar sekali bahasanya,” ucap Rizki kepada kabarkarimun.com, Jumat (14/10/2022).

Anggota DPRD Provinsi Kepri Raja Bakhtiar pun ikut mengomentari, dan memberikan masukan terhadap balas berbalas komentar di FB tersebut.

“Saya kenal dekat, dan berteman dekat dengan pak YB, dan pak RA. Kami bertiga pernah sama-sama di DPRD Provinsi Kepri periode 2014-2019, dan berteman akrab,” ucapnya.

Namun sebagai teman, Raja Bakhtiar pun menyayangkan komunikasi antara YB, dan RA tersebut yang menggunakan kata-kata kasar dilakukan di ruang publik.

“Sebagai pejabat publik, sebaiknya kita lebih menjaga komunikasi kita di ruang publik. Kalau itu di ranah privasi percakapan antara mereka berdua, ya silahkan saja,” ucapnya.

Saran Berita  Laksanakan Putusan Mahkamah Agung, PN Tbk Eksekusi Lahan Coastal Area

Raja Bakhtiar meyakini bahwa balas-balasan komentar seperti itu tidak dalam konteks bertengkar. Apalagi membuat kedua teman akarab itu tersinggung.

“Sayangnya, jika komentar seperti itu dilihat atau dibaca oleh anggota keluarga, kerabat, teman dekat dari kedua orang tersebut. Terlebih dibaca reka-rekan pertemanan FB Rocky Marciano Bawole yang lebih luas, dan dari berbagai kalangan, ini bisa menuai tanggapan-tanggapan sekaligus reaksi-reaksi yang kurang baik,” tutupnya.

Sedangkan YB ketika dikonfirmasi mengaku percakapan tersebut hanya candaan.

Di konfirmasi oleh reporter melalui pembicaraan lewat ponsel pada Kamis, 13/10/2022, Yusrizal Bakhtiar menghanyacandaan.

“Saya dan Pak RA itu kenal sudah lama, dan itu hanya komentar candaan saja,” ucap YB via telepon, Kamis (13/10/2022).

Selain itu, YB menuturkan bahwa gaya komunikasi pribadinya dengan RA memang biasa seperti itu.

“Tapi dalam konteks bercanda,” imbuhnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine