BerandaKARIMUN23 Tahun Kab.Karimun, Bupati...

23 Tahun Kab.Karimun, Bupati Aunur Rafiq: Kita Fokus Pemerataan Pembangunan yang Berkeadilan

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Rabu (12/10/2022), genap 23 tahun usia Kabupaten Karimun.

Begitu banyak pencapaian di berbagai sektor pembangunan yang diraih di bawah pimpinan Bupati Aunur Rafiq, dan Wakil Bupati Anwar Hasyim.

Dalam sambutannya, Bupati Aunur Rafiq memaparkan, progress sementara capaian pembangunan Pemerintah Kabupaten Karimun pada tahun 2021-2026 antara lain.

Pertama:
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat merupakan hal yang sangat penting di dalam pembangungan sebuah daerah. Hal tersebut juga menjadiindikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (penduduk) suatu daerah.

Sampai saat ini Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Karimun telah mencapai status IPM tinggi yang berada pada angka 71,70. Dan Insha Allah untuk tahun 2024, target IPM Kabupaten Karimun yang akan kita capai akan meningkat menjadi 73,08.

Hal tersebut menjadi indikator keberhasilan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun dari masa ke masa dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Karimun.

Kedua :
Selanjutnya dalam upaya pembangunan sumberdaya manusia yang menyangkut urusan ekonomi, angka kemiskinan Kabupaten Karimun setiap tahun terus mengalami penurunan.

Pada tahun 2021, angka kemiskinan mencapai 6,85 persen, masih di bawah angka kemiskinan nasional mencapai 10,14 persen. Begitu juga dengan tingkat pengangguran di Kabupaten Karimun mengalami penurunan.

Jika dilihat dari persentaseangka tingkat penggangguran terbuka (TPT) tahun 2020 yang terjadi penurunan dari 8,36 persen turun di tahun 2021 menjadi 7,20 persen, masih di bawah TPT Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021 yakni sebesar 9,91 persen.

Begitu juga terkait dengan angka ketimpangan pendapatan atau Gini Ratio di Kabupaten Karimun selama tahun 2021 mengalami peningkatan.

Pada tahun 2020, Gini Ratio Kabupaten Karimun berada pada poin 0,315 pada tahun 2021 naik menjadi 0,370 poin. Hal ini tentunya disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang memaksa menurunnya aktivitas ekonomi terutama sektor jasa, dan usaha informasi. Karena ada kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Saran Berita  Delapan Personel Purna Bakti Polres Karimun Dilepas dengan Pedang Pora dan Tabur Bunga

Ketiga :
Meski dilanda pandemii Covid-19 selama 2 (dua) tahun pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karimun pada tahun 2021 masih kuat dan menunjukkan tren positif yakni 2,37 persen. Dibandingkan tahun 2020 yang mengalami keterlambatan minus -3,59 persen.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karimun berada diperingkat ke 3 (tiga) di Kepulauan Riau setelah Kota Batam dan Kepulauan Anambas. Begitu juga Angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Karimun juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Pada tahun 2021 PDR batas dasar harga berlaku sebesar Rp14,1 triliun, lebih tinggi dari tahun 2020 yakni sebesar Rp13,3 10 triliun, sedangkan angka PDRB atas dasar harga konstan sebesar Rp9,3 triliun lebih tinggi dibandingkan 2020 yakni sebesar Rp.9,1 triliun.

“Adanya indikator-indikator tersebut menunjukkan kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Karimun semakin membaik. Upaya dan kerja keras dalam memberikan pelayanan yang terdepan, dan prima kepada masyarakat serta pelayanan birokrasi yang handal dapat kita lihat dengan sederet prestasi yang telah dicapai oleh pemerintah Kabupaten Karimun,” papar Rafiq.

Dikatakan Rafiq, semua pencapaian yang diraih, tidak terlepas daripada kerja keras seluruh masyarakat bersama pemerintah.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karimun lebih fokus terhadap pemerataan pembangunan yang berkeadilan.

“Saya sangat berterimakasih atas capaian-capaian yang sudah kita lakukan untuk membangun Kab.Karimun. Capaian-capaian yang kita dapatkan, baik itu IPM, PDRB, pertumbuhan ekonomi, maupun angka pengangguran yang terus menurun, tidak terlepas daripada kerja keras kita,” ucap Bupati Aunur Rafiq saat gelar ramah tamah usai apel upacara HUT ke-23 Kabupaten Karimun, Rabu (12/10/2022).

Capaian tersebut menurut Rafiq tidak hanya dilakukan oleh faktor internal seluruh OPD. Namun juga dari instansi vertikal, dan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Termasuk seluruh anggota DPRD Kab.Karimun.

Saran Berita  Kurban 3 Ekor Sapi, Dinas PUPR Karimun Jadikan Idul Adha Momentum Berbagi

“Insha Allah pembangunan tidak akan terhenti sampai disini. Kita akan terus lanjutkan dengan mengusulkan pembangunan yang berkeadilan. Serta pembangunan yang akan menjangkau desa serta kecamatan di luar Pulau Karimun,” ungkapnya.

Bertepatan HUT ke-23 Kabupaten Karimun, pemerintah sudah merancang perubahan wajah di kawasan Coastal Area Pulau Karimun.

Seperti merevitalisasi pusat kuliner di Costal Area. Menyulap gedung Karimun Convension Centre menjadi Mall Pelayanan Publik.

Juga segera dibangun gedung BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Satpol PP, dan pemadam kebakaran.

“Di sisi pantai Coastal Area juga akan dibangun anjungan AURA Karimun. Pum gerbang masul Coastal Area akan dipercantik,” papar Rafiq.

Selain itu, pemerintah juga akan menyelesaikan revitalisasi kawasan Pasar Malam, serta membangun pelabuhan VIP di Pinang Sebatang, dan pembangunam drainase untuk pencegahan banjir.

“Untuk pulau-pulau di luar Karimun seperti Pulau Kundur, Durai, Ungar, Moro, Buru, dan lainnya tetap mendapatkan porsi untuk pembangunan infrastruktur,” beber Bupati yang sudah memimpin Kab.Karimun dua periode ini.

Sementara Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad yang turut hadir dalam acara peringatan HUT Kab.Karimun ke-23 tahun tersebut juga mengapresiasi pencapaian serta pembangunan yang dilakukan oleh Bupati Karimun.

“Kab.Karimun saya lihat terus maju dan berkembang. Yang harus kita lakukan ke depan adalah memperkenalkan Kab.Karimun ke pemerintah pusat yang mana salah satu caranya adalah membuka akses yang lebih cepat,” ucapnya.

Menurut Ansar, bandara menjadi fokus perhatian Pemerintah Provinsi Kepri dengan trigernya yaitu Wings Air, agar pemerintah pusat memberikan perhatian.

“Untuk itu saya berharap kementrian kehutanan RI harus cepat menyelesaikan permasalahan hutan lindung. Karena bandara ini bukan untuk kepentingan bisnis privat, melainkan untuk masyarakat banyak serta infrastruktur negara,” tutupnya. (adv/nku)

SARAN BERITA
Google search engine