BerandaKARIMUNMuhammad Firmansyah Terpilih Sebagai...

Muhammad Firmansyah Terpilih Sebagai Ketua LAM Kabupaten Karimun 2022-2027

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Muhammad Firmansyah terpilih sebagai Ketua LAM Kabupaten Karimun periode 2022 – 2027 pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-V di Gedung Nasional, Senin (26/9/2022).

Pria yang kini menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun ini, mendapatkan dukungan 9 suara, dan mengungguli calon lainnya yakni Sabari Basirun yang hanya mendapatkan dukungan 6 suara.

Hasil keputusan tersebut disampaikan Ketua Sidang Musda LAM Kabupaten Karimun yang sekaligus sebagai Sekretaris LAM Provinsi Kepri Raja Alhafiz.

“Dengan ini kami menetapkan Muhammad Firmansyah sebagai Ketua terpilih Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepri Kabupaten Karimun,” ucap Raja Alhafiz.

Alhafizh menyebutkan, bahwa masa kepengurusan LAM yang lama telah berakhir di tahun 2019 lalu.

Saran Berita  Program Jum'at Berkah, Giliran Warga Lumpuh Disambangi Kapolres Karimun

“Masa kepengurusan yang lama itu berakhir tahun 2019 lalu. Karena kondisi pandemi yang menyerang secara nasional sehingga kegiatan LAM tidak berjalan termasuk musda. Nah, baru di tahun 2022 ini kita mengadakan Musda ke-V,” paparnya.

Selanjutnya ketua terpilih Muhammad Firmansyah diberikan waktu selama dua minggu untuk menyusun formatur personel LAM Provinsi Kepri Kabupaten Karimun.

“Selanjutnya kami berikan waktu dua minggu kepada ketua terpilih untuk menyusun struktur kepengurusan LAM masa 5 tahun ke depan,” tambahnya.

Sementara Ketua LAM Kabupaten Karimun terpilih Muhammad Firmansyah mengucapkan rasa syukurnya karena musda tersebut berjalan aman, tertib dan lancar.

Saran Berita  Sambut Hari Dharma Karya Dhika, Imigrasi Karimun Gelar Donor Darah

“Ini adalah amanah yang sangat besar diberikan kepada kami. Tentunya kami tidak akan bisa menjalankan sendiri. Untuk itu sebagai ketua formatur, kami akan menyusun struktur kepengurusan yang baru secepat mungkin,” ujarnya.

Firman optimis ke depan dirinya mampu menjaga, dan melestarikan adat istiadat serta budaya Melayu sehingga dapat mengangkat derajat Lembaga Adat Melayu tersebut.

“Untuk program kerja jangka pendek, dan jangka panjang, Insha Allah kami sudah punya gambaran. Nantinya akan kami bahas bersama dalam rapat kerja,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine