BerandaKEPRIKARIMUNSatnarkoba Polres Karimun Musnahkan 4.390 Butir Pil Ekstasi dengan Cara Diblender

Satnarkoba Polres Karimun Musnahkan 4.390 Butir Pil Ekstasi dengan Cara Diblender

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karimun menggelar konferensi pers pemusnahan barang bukti narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 4.390 butir berwarna kuning berbentuk patung Sphinx pada Jumat (19/08/2022).

Pemusnahan barang bukti kasus narkotika tersebut berdasarkan Surat Kejaksaan Negeri Karimun nomor : SK – / L.10.12/ Enz.1/07/2022 tanggal 21 Juli 2022 tentang ketetapan status barang sitaan narkotika yang akan dimusnahkan.

Kegiatan pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano SIK SH didampingi Kasat Narkoba AKP Elwin Kristanto SIk, dan Kasubsipenmas Sihumas IPTU Jordan Manurung.

Turut hadir Hakim Pengadilan Negeri Karimun, Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Karimun, Kasubbag Umum BNNK Karimun, Staf Rutan Karimun, penasehat hukum tersangka, serta tokoh masyarakat Karimun.

Proses penyidikan kasus narkoba yang barang buktinya dilakukan pemusnahan ini berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP- A/96/VII/2022/SPKT Satresnarkoba Polres Karimun tanggal 11 Juli 2022.

“Tersangka yang diamankan berinisial HI, dan NN di salah satu hotel yang berada di Jalan Setia Budi Kelurahan Tanjung Balai, Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri,” ungkap Kapolres Karimun.

Adapun barang bukti yang disita yakni satu bungkus plastik bening berisikan 900 butir narkotika jenis pil ekstasi berwarna kuning berbentuk patung Sphinx dengan berat bersih 409 gram.

Kemudian disisihkan sebanyak 38 butir dengan berat bersih 20,22 gram untuk dibawa ke laboratorium Forensik Polda Riau, dan sisanya menjadi 862 butir untuk dimusnahkan.

Selanjutnya ada satu bungkus plastik bening berisikan 845 butir narkotika jenis pil ekstasi berwarna kuning berbentuk patung Sphinx dengan berat bersih 348 gram.

Kemudian disisihkan sebanyak 38 butir dengan berat bersih 18,65 gram untuk dibawa ke laboratorium Forensik Polda Riau. Sisanya menjadi sebanyak 807 butir untuk dimusnahkan.

Lanjut diamankan satu bungkus plastik bening berisikan 865 butir narkotika jenis pil ekstasi berwarna kuning berbentuk patung Sphinx dengan berat bersih 390 gram.

Setelah disisihkan sebanyak 41 butir dengan berat bersih 19,74 gram untuk dibawa ke laboratorium Forensik Polda Riau, dan sisanya menjadi sebanyak 824 butir untuk dimusnahkan.

Selanjutnya turut diamankan satu bungkus plastik bening berisikan 895 butir narkotika jenis pil ekstasi berwarna kuning berbentuk patung Sphinx dengan berat bersih 393 gram.

Kemudian disisihkan sebanyak 40 butir dengan berat bersih 19,82 gram untuk dibawa ke laboratorium Forensik Polda Riau, dan sisanya menjadi sebanyak 855 untuk dimusnahkan.

Juga disita satu bungkus plastik bening berisikan 885 butir narkotika jenis pil ekstasi berwarna kuning berbentuk patung Sphinx dengan berat bersih 390 gram.

Kemudian disisihkan sebanyak 40 butir dengan berat bersih 19,74 gram untuk dibawa ke laboratorium Forensik Polda Riau, dan sisanya menjadi sebanyak 845 butir untuk dimusnahkan.

Dari pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Riau untuk barang bukti dipersidangan dengan hasil positif Narkotika mengandung MDPV (Methylene Dioxy Methamphetomine) yang terdaftar dalam golongan I nomor urut 61 Lampiran Undang – Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Pemusnahan barang bukti ini kita lakukan dengan cara dihancurkan dengan menggunakan Blender. Selanjutnya barang bukti tersebut dibuang ke dalam septic tank,” ungkap Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano.

Adapun pasal yang dilanggar Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Undang – Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp1.000.000.000 sampai dengan Rp10 miliar. (rls/nku)

SARAN BERITA
Google search engine