BerandaKEPRIKARIMUNPolres Karimun Gagalkan Ganja 30 Kg Masuk ke Karimun

Polres Karimun Gagalkan Ganja 30 Kg Masuk ke Karimun

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Satresnarkoba Polres Karimun berhasil mengungkap peredaran ganja seberat 30 kilogram yang diduga akan dipasok ke Kabupaten Karimun.

Keberhasilan menggagalkan peredaran ganja ini, menyusul diamankan lima TSK di lokasi berbeda di Kabupaten Karimun pada 29 Juli 2022 sekira pukul 00.30 WIB.

Lima tersangka yang diamankan yakni Inisial H, SZ, YF, MA dan MT. Tempat kejadian perkara tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Tebing tiga orang, Kecamatan Meral Barat dua orang.

“Barang bukti yang berhasil disita secara keseluruhan dari 5 tersangka yakni sabu sebanyak 0,11 gram, dan ganja kering sebanyak 703,46 gram,” ujar Kapolres Karimun AKBP.Tony Pantano, SIK,SH yang didampingi Kasat Narkoba AKP Elwin Kristanto SIK, dan Kasubsipenmas IPTU Jordan Manurung saat konferensi pers di ruang rapat utama Polres Karimun, Jumat (19/8/2022).

Dari lima tersangka tersebut, Satnarkoba Polres Karimun berhasil mengembangkan kasus tindak pidana narkotika.

Hasilnya, seorang perempuan berinisial NR diamankan tempat kejadian perkara di depan RSUD Indrasari Kecamatan Pematang Reba, Kabupaten Indra Giri Hulu, Provinsi Riau pada Sabtu (13/8/2022) sekira pukul 06.00 WIB.

“Barang bukti yang kita sita dari tersangka NR ialah 30 bungkus narkotika diduga jenis ganja kering dengan berat kotor masing–masing bungkus ± 1 kg. Sehingga berat total keseluruhan dengan berat kotor ± 30 Kg,” ujar Kapolres Karimun.

Dari keseluruhan barang bukti yang diamankan, Satresnarkoba Polres Karimun berhasil menyelamatkan lebih kurang 122.000 jiwa manusia dengan asumsi 1 gramnya dikonsumsi oleh 3 sampai dengan 4 orang.

Pasal yang disangkakan pada tersangka adalah Pasal 114 ayat (1), dan ayat (2) Subsider 112 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) dan ayat (2) Undang – Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah) sampai dengan Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah). (rls/nku)

SARAN BERITA
Google search engine