BerandaKEPRIBATAMKaya Warisan Budaya, Kepri Harus Miliki Gedung Kesenian dan Museum Sejarah Bertaraf...

Kaya Warisan Budaya, Kepri Harus Miliki Gedung Kesenian dan Museum Sejarah Bertaraf Internasional

Google search engine

BATAM, kabarkarimun.com – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kaya akan khazanah, dan warisan budaya Melayu.

Mirisnya, provinsi berjuluk segantang lada ini belum memiliki gedung kesenian maupun museum bertaraf internasional.

Hal ini mendorong anggota DPRD Kepri Sirajudin Nur mendesak pemerintah untuk membangun dua fasilitas publik tersebut.

Mengingat, salah satu tugas penting pemerintah dibidang pembangunan kebudayan adalah memfasilitasi kegiatan pelestarian pengembangan kebudayaan yang di prakarsai oleh masyarakat.

“Ini soal komitmen. Jika kita memandang penting keberadaan fasiltas kebudayaan, saya kira soal anggaran tidak menjadi kendala. Buktinya Pemprov bisa membangun infrastruktur hingga ratusan miliar rupiah tanpa kendala. Jadi sesungguhnya kendala itu ada pada komitmen kita terhadap kebudayaan,” tutur Sirajudin Nur kepada kabarkarimun.com, Kamis (14/7/2022).

Soal anggaran yang menjadi kendala, diketahui Sirajudin Nur saat gelar rapat bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri beberapa waktu lalu.

Dalam rapat itu, Dinas Kebudayaan menyampaikan kendala yang dihadapi dalam mewujudkan pembangunan gedung kesenian, dan museum sejarah membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Besaran biaya pembangunan bisa menyerap anggaran Rp6,2 miliar yang diperuntukan untuk membiayai 6 (enam) program, pembangunan gedung kesenian dan museum. Artinya akan sulit diwujudkan tanpa dukungan anggaran APBN.

Meski demikian, Sirajudin menegaskan akan terus meminta provinsi memprioritaskan dalam tahun anggaran 2023 dan 2024. Berharap selambatnya gedung kesenian dan museum sejarah sudah bisa di wujudkan di tahun 2025.

“Kita akan kejar, juga dukungan APBN untuk keperluan pembangunan gedung dan museum sejarah ini. Kita di Komisi IV sudah merencanakan untuk menemui Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di akhir Agustus ini,” ujar kader Partai Kebangkitan Bangsa ini serius.

Di sisi lain, Sirajudin juga meminta pemerintah agar aktif turun tangan membantu pegiat pegiat seni budaya untuk berkembang. Terkhusus melalui bantuan sarana prasarana, fasilitasi pelaksanaan pagelaran seni budaya, dan memberikan apresiasi bagi pegiat seni budaya berprestasi. (ifa)

SARAN BERITA
Google search engine