BerandaKEPRIKARIMUNLimbah Tisu Berserakan di Pantai Pongkar, Ganggu Aktivitas Nelayan dan Pengunjung

Limbah Tisu Berserakan di Pantai Pongkar, Ganggu Aktivitas Nelayan dan Pengunjung

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Hingga Jumat (10/6/2022), Pantai Pongkar, Kecamatan Tebing masih tercemar limbah gulungan bahan pembuat tisu.

Ditengarai limbah tersebut berasal dari bongkahan kontainer Kapal Marcopolo 188 yang hanyut beberapa waktu lalu. Banyaknya limbah yang berserakan di bibir pantai sangat mengganggu pengunjung, termasuk alur pelayaran nelayan.

Menanggapi hal itu, sekretaris desa pongkar murhalim menuturkan, bahwa saat ini sudah ada beberapa nelayan yang mengeluhkan aktivitas mereka terganggu akibat limbah tisu basah tersebut.

“Beberapa nelayan sudah mengeluhkan sulit menjaring ikan lantaran limbah tisu tersebut masih memenuhi pantai,” ungkap Sekretaris Desa Pongkar, Murhalim.

Murhalim mengaku pemerintahan Desa Pongkar sudah berkoordinasi dengan Camat Tebing, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait pembersihan limbah tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Camat Tebing, dan BPBD. Bahkan Dinas Pariwisata Karimun sudah turun. Informasinya, Dinas Lingkungan Hidup pun akan turun ke lokasi siang ini,” ujarnya.

Murhalim berharap agar sampah tisu tersebut cepat dibersihkan. Mengingat Pantai Pongkar merupakan objek wisata, selain itu juga sebagai tempat para nelayan melakukan aktivitas penangkapan ikan.

“Semakin lama dibiarkan ini akan semakin mengganggu. Apalagi nelayan juga sudah mengeluh sampah tersebut mengganggu aktivitas mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Seni Kabupaten Karimun Benny Yudistira mengatakan, pihaknya sudah melakukan kunjungan ke lokasi Pantai Pongkar.

“Semalam (Kamis, red) kami sudah turun ke lokasi. Selain itu kami juga sudah mengusulkan kepada pihak Desa Pongkar untuk melayangkan surat ke perusahaan pemilik Kapal Marcopolo 188 terkait limbah dari kontainer yang mereka bawa,” ujarnya.

Kepada Sekretaris Desa Pongkar pun diminta menyurati Dinas Lingkungan Hidup untuk penanggulangan masalah limbah tisu ini.

“Destinasi Pantai Pongkar ini kan pengelolanya di Desa Pongkar. Cuma di sini kami dari Dinas Pariwisata hanya mengunjungi, memantau dan memberikan usulan serta masukan kepada Desa Pongkar,” jelasnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine