BerandaKEPRIKARIMUNUUP Provinsi Kepri Ingatkan Sekolah Tidak Lakukan Pungutan Saat PPDB

UUP Provinsi Kepri Ingatkan Sekolah Tidak Lakukan Pungutan Saat PPDB

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Kepri lakukan kegiatan sosialisasi antisipasi pungli pada proses PPDB SD/SMP/SMA/SMK tahun ajaran 2022-2023 di Hotel Aston Karimun, Selasa (31/05/2022).

Acara yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim tersebut diselenggarakan dalam rangka mengantisipasi terjadinya pungutan liar dalam proses penerimaan siswa/siswi baru di sekolah-sekolah se- Kabupaten Karimun.

Ketua Pelaksanan UPP Provinsi Kepri yang juga Irwasda Polda Kepri Kombes Pol M.Rudy Syafiruddin mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan untuk memberantas pungutan liar khususnya dalam hal penerimaan siswa/siswi baru.

“Kami dari tim Saber Pungli tidak menginginkan terjadinya pungutan-pungutan liar yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu kami sudah memberi peringatan kepada kepala-kepala sekolah untuk berbuat sesuai kewenangannya,” ujar Rudy Syafiruddin.

Sosialisasi digelar mengingat banyaknya keluhan-keluhan dari pihak siswa, dan guru yang melaporkan tentang adanya praktik-praktik pungli dalam hal penerimaan siswa baru.

“Kami hadir di Kabupatem Karimun ini membawa harapan besar. Kita sama-sama ingin anak didik ini maju sesuai cita-cita bangsa juga akan menjadi penerus kita. Jika praktik pungli ini kita lakukan dihadapan anak didik, tentu ini menjadi contoh yang tidak baik untuk mereka,” tegasnya.

Rudy juga menuturkan, faktor-faktor terjadinya pungutan liar ini diantaranya adalah zonasi, dan nilai dari siswa tersebut.

“Faktor terjadinya pungli ini pertama itu, siswa yang tidak sesuai dengan zonasinya namun sekolah tersebut dekat dengan rumah. Bisa jadi orang tuanya memberikan uang supaya anaknya bisa masuk ke sekolah itu. Selanjutnya nilai, siswa yang nilainya rendah dipaksakan masuk ke sekolah dengan imbalan uang oleh orang tuanya,” paparnya.

Rudy juga menegaskan akan memberikan peringatan kepada pihak yang kedapatan menerima ataupun memberikan pungli, jika diabaikan maka akan dilakukan penangkapan.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menyambut baik kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh UPP Provinsi Kepri ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada UPP Provinsi Kepri atas terlaksananya kegiatan pada hari ini,” ucapnya.

Anwar Hasyim juga berharap setelah selesainya sosialisasi ini, pihak kepala sekolah di Kabupaten Karimun bisa melaksanakan dan melakukan pengawasan agar jangan sampai terjadinya pungli.

“Dari pemerintah Kabupaten Karimun berharap, untuk tahun ajaran 2022-2023 ini jangan sampai ada diskriminasi kepada para siswa. Setiap siswa harus mendapatkan perlakuan yang sama baik dalam segi pemerimaan, dan dari segi pembiayaan,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine