BerandaKEPRIKARIMUNPembukaan Pelayaran Internasional di Karimun Tunggu Instruksi Kepala Daerah

Pembukaan Pelayaran Internasional di Karimun Tunggu Instruksi Kepala Daerah

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Kepastian dibukanya pelayaran internasional di Karimun, masih menunggu instruksi kepala daerah.

Di sisi lain, KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun sudah menyatakan siap untuk dibukanya pelayaran internasional.

“Dari CEQP itu benar-benar sudah siap untuk sarana dan prasarananya. Juga dari segi operator sudah siap untuk keberangkatan perdana. Tapi mohon maaf, saya belum bisa menyebutkan kapan tanggal pastinya,” ujar Kepala Kantor KSOP Keas I Karimun, Jon Kenedi saat ditemui disela-sela pelaksanaan simulasi pelayaran internasional di Pelabuhan Karimun, Rabu (11/5/2022).

Tentang persyaratan keberangkatan, pihak KSOP tetap mengacu pada surat edaran dari Satgas Covid, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Hukum dan HAM dalam hal ini Dirjen Imigrasi.

“Untuk persyaratannya, pertama yang jelas sudah vaksin 1, 2 dan booster. Kemudian selanjutnya mengisi aplikasi mysejahtera, kalau di Indonesia itu pedulilindung. Ditambah jaminan asuransi,” sebut Jon Kenedi.

Dijelaskan oleh Jon Kenedi, bahwa asuransi ini diperlukan agar sewaktu-waktu ada penumpang yang positive covid-19, pihaknya tidak direpotkan lagi terkait biaya perawatan yang timbul.

Sementara dari operator kapal, pimpinan PT. Putramaju Global Indonesia Putri Harbour Asrizal menuturkan, bahwa saat ini pihaknya sudah menetapkan bahwa akan membuka pelayaran perdana di tanggal 15 Mei 2022.

“Di awal-awal kami sudah menyapaikan bahwa pihak kami akan membuka pelayaran Karimun-Putri Harbour Johor ditanggal 15 mei 2022. Namun saat simulasi tadi, ada penyampaian kalau bisa dibuka di hari lain, karena kepala daerah ingin melakukan ceremonial peresmian pelayaran ini,” tuturnya.

Asrizal melanjutkan, bahwa pada saat rapat dengan KSOP, pihaknya sudah menyatakan kesiapannya membuka pelayaran internasional di tanggal tersebut sesuai follow up mereka ke Putri Horbour Johor.

“Kalau dari kami sendiri tidak masalah kalau keberangkatan perdana diundur 1 atau 2 hari dari tanggal 15 Mei 2022. Ini juga sudah kami informasikan ke pihak Putri Horbour Johor,” tutupnya.

Ketika ingin dikonfirmasi soal kesiapan pelabuhan Karimun, pihak Pelindo enggan memberikan komentar kepada awak media. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine