BerandaKEPRIKARIMUNIni Tips dr. Candra Arisandi Agar Asam Lambung Tidak Kambuh saat Puasa

Ini Tips dr. Candra Arisandi Agar Asam Lambung Tidak Kambuh saat Puasa

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Penyakit asam lambung rentan menyerang masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa. Hal ini disebabkan oleh pola makanan, dan kondisi mental masyarakat pada umumnya.

Lalu bagaimana menghindari agar penyakit asam lambung tidak kambuh saat menjalani ibadah puasa Ramadhan? Ini tips pencegahan penyakit asam lambung, dan gula darah kepada masyarakat Karimun yang disampaikan Dr.Candra Arisandi.

Berburu takjil saat berbuka sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Karimun. Namun hindari membeli takjil berbahan sagu, dan ketan. Jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menjadi faktor penyebab gangguan pencernaan sehingga mengakibatkan perut kembung, dan berisiko menaikkan asam lambung.

“Masyarakat Melayu kita saat berbuka, menu takjilnya lumayan banyak berbahan sagu dan ketan. Nah sagu ini jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan gangguan pencernaan sehingga mengakibatkan perut kembung, dan berisiko menaikkan asam lambung,” ujar Candra Arisandi.

Selain sagu, putra kelahiran Karimun yang kini mengambil Spesialis Neurologi di Universitas Hasanuddin Makasar ini juga menyebutkan mengkonsumsi buah nangka, dan durian secara berlebihan juga menjadi salah satu penyebab naiknya asam lambung.

“Kalau buah-buahan, nangka, durian, cempedak, dan nanas, patut dihindari. Karena kalau dikonsumsi secara berlabihan bisa menyebabkan asam lambung naik, dan iritasi pada lambung,” sebutnya.

Makanan yang sifatnya pedas pun patut dihindari konsumsi secara berlebihan. Jelasnya, hindari makanan yang bisa menimbulkan efek naiknya asam lambung, dan menyebabkan iritasi pada lambung (gastritis).

“Gastritis ini maksudnya adalah radang lambung. Tingkatnya itu kronis, difus atau lokal. Bahayanya kalau gastritis ini sudah akut, bisa berdampak pada meningkatnya risiko kanker lambung,” tegasnya.

Sementara untuk jenis sayuran yang patut dihindari dari konsumsi berlebihan yakni, kol, kembang kol, lobak, sawi, nangka muda, dan sayur-sayuran mentah lalapan.

Untuk terhindar dari radang lambung tersebut, Candra menyarankan dimasa bulan Ramadhan senantiasa mengatur pola makan yang tidak berlebihan. Terpenting mengurangi konsumsi makanan yang bisa menimbulkan masalah pada lambung.

“Untuk meningkatkan imunitas, daya tahan dan sistem kekebalan tubuh, apalagi sekarang ini masih masa pandemi, disarankan masyarakat untuk mengkonsumsi ramuan minuman lemon, dan madu. Minunam ini sangat bagus dikonsumsi saat berpuasa, karena bisa menjadi penangkal dari tertular virus penyakit,” pesannya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine