BerandaLAINNYALakukan Tindakan Preventif, Dinsos Karimun Bina Badut, Manusia Silver dan Anak Peminta-Minta.

Lakukan Tindakan Preventif, Dinsos Karimun Bina Badut, Manusia Silver dan Anak Peminta-Minta.

Google search engine

KARIMUN, kabarkarimun.com – Dinas Sosial Kabupaten Karimun lakukan tindakan preventif berupa pendekatan dan pembinaan terhadap badut, manusia silver, dan anak peminta minta.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Karimun Irwan Dinovri mengaku, pihaknya sedang melakukan pendataan, sekaligus penertiban terhadap kaum dhuafa. Terutama yang berfrofesi sebagai peminta-minta di lampu merah.

“Hari ini (Rabu, red), kami hanya melakukan tindakan preventif berupa pendataan, dan pembinaan terhadap kaum dhuafa yang berprofesi sebagai peminta-minta,” ujar Irwan Dinovri, Rabu (23/02/2022).

Bekerjasama dengan Satpol PP, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, berhasil dikumpulkan anak anak yang berprofesi sebagai peminta minta, badut, dan manusia silver. Mereka dibawa ke Rumah Perlindungan Sosial Tali Kasih.

“Kami membawa mereka ke Rumah Perlindungan Sosial Tali Kasih. Selanjutnya kami sediakan makanan sambil berikan pemahaman serta pembinaan,” beber mantan Kabag Kesra Setkab Karimun ini.

Irwan Dinovri juga menuturkan, upaya pembinaan serta pemberian pehaman ini dilakukan karena kekhawatiran terhadap para kaum dhuafa tersebut. Selain membahayakan keselamatan mereka, juga membahayakan pengendara.

“Upaya penertiban ini kami lakukan mengingat bahaya untuk keselamatan mereka juga demi kenyamanan pengguna jalan raya,” tambahnya.

Dari peneriban tersebut, beberapa diantaranya adalah anak di bawah umur yang berprofesi sebagai peminta-minta, manusia silver dan badut.

Dalam hal ini, Irwan Dinovri mengatakan, anak-anak di bawah umur tersebut kesemuanya berlatar belakang dari keluarga kurang mampu.

“Rata-rata itu anak dibawah umur, mereka melakukan hal demikian karena tuntutan perekonomian lantaran orang tua mereka ada yang tidak bekerja atau bekerja serabutan. Orang tua mereka sendiri sangat membutuhkan uang, jadinya mereka malah membiarkan anak-anak mereka meminta-minta seperti itu,” ucapnya.

Terkait informasi tentang cukong yang menunggangi para peminta-minta yang berprofesi sebagai badut, manusia silver dan anak-anak tersebut, kadis sosial masih terus akan menelusuri dan membuktikannya.

“Terkait soal oknum yang menunggangi para kaum dhuafa yang berprofesi sebagai peminta-minta ini, kami masih terus menelusuri dan membuktikan apakah ada yang menunggangi mereka,” tutupnya. (nku)

SARAN BERITA
Google search engine