BerandaKARIMUNJasad Nelayan Sawang Ditemukan...

Jasad Nelayan Sawang Ditemukan Mengapung di Pantai Mukalimus

Google search engine

KUNDUR, kabarkarimun.com – Pencarian nelayan asal Desa Sawang, Kecamatan Kundur Barat berakhir, Kamis (10/2/2022).

Jasad nelayan bernama Jais yang hilang sejak Senin (7/2/2022), ditemukan mengapung di perairan Pantai Mukalimus.

Proses pencarian selama tiga hari melibatkan jajaran Polsek Kundur Barat, Camat Kundur Barat, Basarnas, Airud, Danramil, HNSI, dan Bakamla. Turut ikut pencarian beberapa anggota kelompok nelayan, dan salah satu anggota DPRD.Provinsi Kepulauan Riau Ery Suwandi.

Camat Kundur Barat Khaidir membenarkan, jika nelayan yang hilang telah ditemukan dengan kondisi yang tidak bernyawa. Jasadnya ditemukan sekitar lepas Pantai Mukalimus sekitar pukul 18.00 WIB.

Saran Berita  Alfin Habib D'Acadamy 3 Ucapkan Terimakasih Atas Sambutan dan Keramahan Masyarakat Karimun

“Nelayan yang hilang sudah kita temukan dengan kondisi tak bernyawa. Mayatnya kami temukan mengapung di lepas Pantai Mukalimus, Sawang Kecamatan Kundur Barat,” ujar Khaidir.

Saat ditemukan, lanjut Khaidir, kondisi mayat sudah rusak. Makanya langsung dibawa ke darat untuk dikebumikan pada malam itu juga pada pukul 22.00 WIB.

“Kondisi mayat sudah rusak, kami langsung membawanya ke darat. Malam itu juga pukul 22.00 WIB dikebumikan,” papar Khaidir.

Kondisi cuaca yang buruk dan gelombang yang kuat menjadi salah satu penyebab terjadinya musibah ini. Kapolsek Kundur Barat IPTU Sasmiantoro mengimbau kepada nelayan untuk tetap waspada ketika ingin melaut.

Saran Berita  Sempat Congkel Pintu Belakang, Pelaku Pencurian Langsung Kabur karena Teriakan Pemilik Rumah

“Kami mengimbau kepada masyarakat khususnya nelayan untuk senantiasa memperhatikan kondisi cuaca ketika ingin melaut. Jangan melaut ketika kondisi cuaca tidak bagus, dan usahakan menggunakan life jacket,” tegas Sasmiantoro.

“Cuaca di laut yang kurang bersahabat,
Sebaiknya tunda bepergian. Kalau pun ingin melaut, minimal ada dua orang dalam satu perahu,” imbuh Sasmiantoro. (*/nku)

SARAN BERITA
Google search engine